Susunan silinder pada mesin
Ada beberapa cara menyusun silinder pada mesin, diantaranya
yaitu : tipe In-Line, tipe V dan tipe Horizontal (Boxer).
1. 1. Tipe In-Line
Cara penyusunan silinder tipe ini disusun
dalam satu baris. tipe ini yang umum banyak digunakan karena konstruksinya yang
sederhana atau hanya memerlukan system penggerak katup 1 set saja. dengan
penyusunan in-line konstruksi mesin menjadi lebih ramping, namun ukuran mesin
menjadi lebih tinggi, dan jika jumlah silinder cukup banyak maka konstruksi
mesin memerlukan panjang yang berlebih, sehingga memerlukan ruang mesin yang
cukup panjang, oleh karena itu pada umumnya jumlah silinder untuk mesin tipe
in-line maksimum 4 silinder.
sumber foto
: http://arispraditya.blogspot.com
2.
2. Tipe V
Cara penyusunan silinder tipe ini disusun
dalam dua baris berbentuk V. kontruksi tipe ini memerlukan penggerak katup
sebanyak 2 set, yang satu untuk susunan silinder sebelah kiri, dan yang satu
untuk susunan silinder sebelah kanan. dengan susunan seperti ini memungkinkan
tinggi dan panjang mesin menjadi lebih berkurang, sehingga sangat cocok untuk
konstruksi mesin dengan jumlah silinder lebih dari 4 silinder dan pada umumnya
tipe ini digunakan pada kendaraan dengan kapasitas mesin cukup besar.
sumber foto :
http://arispraditya.blogspot.com
3.
3. Tipe Horizontal (Boxer)
Cara penyusunan silinder tipe ini disusun saling
berlawanan. kontruksi tipe ini memerlukan penggerak katup sebanyak 2 set, yang
satu untuk susunan silinder sebelah kiri, dan yang satu untuk susunan silinder
sebelah kanan. dengan penyusunan boxer konstruksi mesin menjadi lebih pendek,
namun ukuran mesin menjadi lebih lebar. Dengan struktur mesin yang lebih rendah, menjadikan tinggi kendaraan dapat dibuat lebih rendah, dan ini sangat cocok untuk konstruksi kendaraan sport.
sumber foto
: http://arispraditya.blogspot.com


